RSS

MID semester telah selesai dan semua melihat hasil dari belajarnya selama 3 bulan. ketika kalian belajarnya sungguh-sungguh disertai doa maka hasilnya akan maksimal dan sesuai apa yang diharapkan. untuk merefres semua kegiatan mid semester maka sekolah mengadakan OCM (Outbound Camping and Mabit) di Bumi perkemahan Jumog. agenda OCM yang begitu padat hingga siswa/i kembali ke sekolah ahad sore. maka siswa/i untuk hari senin belajar dirumah. maka dari itu miss membuat materi pelajaran dan soal yang dapat dilihat di materi pelajaran untuk materi aritmatika dan di link kumpulan soal untuk soal aritmatika… materi dan soal untuk bahan belajar dirumah. selamat belajar

perbaiki hasil yang kemarin, dan berikan yang terbaik untuk orangtua kalian dan guru kalian. succes for you

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 31, 2011 in Info Sekolah

 

jadwal mid test

Assalamu’alaikum. ta terasa kita telah 3 bulan berjuang tuk menuntut ilmu. senin besok siswa/i SMPII Al Abidin akan menempuh ujian mid semester. untuk itu miss ingin berbagi jadwal mid test, sebagai pengingat dikala lupa…..

JADWAL MID SEMESTER GASAL 2011

No Hari/ Tanggal Waktu Mapel
1. Senin, 10/10/2011 07.30 – 09.30 Bahasa indonesia
10.00 – 11.30 Bahasa jawa
13.00 – 15.00 Al Quran (Hudzaifah dan Aisyah)Pelajaran reguler bagi kelas lain
2. Selasa, 11/10/2011 07.30 – 09.30 Bahasa inggris
09.30 – 11.00 Bahasa arab
13.00 – 15.00 Al Quran (Abbas dan Harun)Pelajaran reguler bagi kelas lain
3. Rabu, 12/10/2011 07.30 – 09.30 Matematika
10.00 – 11.30 PKN
13.00 – 15.00 Al Quran (Luqman dan Hafsah)Pelajaran reguler bagi kelas lain
4. Kamis, 13/10/2011 07.30 – 09.30 IPA
09.30 – 11.00 PAI
13.00 – 15.00 TIK
5. Jumat, 14/10/2011 07.30 – 09.30 IPS
09.30 – 11.00 Remidiasi matematika
13.00 – 14.00 Remidiasi bahasa ArabAl Quran (Fatimah)
14.00 – 15.00 Remidiasi bahasa Indonesia
6. Sabtu, 15/10/2011 07.30 – 09.00 Remidiasi IPA
09.30 – 11.00 Remidiasi bahasa Inggris
7. Senin, 17/10/2011 07.30 – 08.30 Remidiasi PKN
09.00 – 10.30 Remidiasi IPS
10.30 – 11.30 Remidiasi PAI
13.00 – 15.00 Remidiasi TIK

BAHAN MID SEMESTER GASAL

  1. IPS          :
  • BAB 1 Bentuk muka bumi, tenaga endogen dan eksogen
  • BAB 2 Masa pra-aksara di Indonesia
  1. PKN       :
  • Norma-norma yang berkembang di masyarakat
  • Hakikat dan arti penting hukum
  1. IPA         :
  • Besaran, satuan dan suhu
  • Pengukuran
  • Asam, basa dan garam
  • Unsure, senyawa dan campuran
  1. Al Quran              : An Naas – Ad Dhuha
  2. Matematika       :
  • Bilangan bulat
  • Bilangan pecahan
  • Aljabar
  1. TIK          : Bab 1 – Bab 4
  2. Bahasa Inggris
  3. Bahasa Indonesia
  4. IFE          :
  • Al Qomariah dan Al Syamsiyah
  • Iman kepada Alloh
  • Asamaul Husna
  1. Arabic
  2. Bahasa Jawa

jadwal diatas dapat kalian download dengan mengeklik JADWAL MID SEMESTER GASAL

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 7, 2011 in Info Sekolah

 

game matematika

matematika itu menyenangkan, mengasyikan dan mengagumkan. selain itu ada banyak game berkaitan dengan matematika, kalian bisa melihat di web dibawah ini

game 1       atau     game 4

game 2       atau     game 5

game 3

insyaAllah game ini bermanfaat buat kalian yang suka matematika maupun yang tidak suka matematika. bisa jadi melalui game ini kamu jadi suka matematika…selamat mencoba

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 6, 2011 in Game Matematika

 

Tausiyah from my friend

pesan dari teman semoga bermanfaat untuk semua..

Kebanggaan sejati adalah sikap senantiasa berbuat yang terbaik, meskipun tidak ada yang melihat dan senantiasa berbuat yang terbaik, meskipun tidak ada yang melihat dan mengawasi. Kualitas karya kita akan menjelaskan siapa kita yang sebenarnya.(tadabur,Q.S 29:7)

Tinggal menunggu waktu untuk menjadi tuya.tetapi butuh usaha untuk menjadi dewasa. Diantara indikasi kedewasaan:sikap santun disaat ridho maupun marah, lapang dada terhadap kesalahan orang lain terhadap dirinya, tidak lekas naik pitam, dan mudah memaafkan, be mature, keep syukur.

Ya Allah, muliakan saudariku ini smulia khadijah, selembut Fatimah, seanbggun Aisyah, secantik Zulaikha. . .lapangkanlah jalannya,mudahkan urusannya,..Amiin

Ukhuwah itu penuh makna yang mengalir dalam nadi seorang pjuang.ia tidak seperti air minum yang hanya setia dikala dahaga dan tidak seperti bayangan yang hanay tahan 12 jam. Tapi ukhuwah itu setia setiap saat. Walau mata tak dapat memandang namun doa tuk keistiqomahan saudaranya.

Dalam kesakitan teruji kesabaran, dalam perjuangan teruji

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 22, 2011 in Tausiyah

 

Aplikasi sinyal digital pada TV digital

Aplikasi Sinyal Digital pada TV Digital

Sinyal Analog dan Sinyal Digital
1. Sinyal Analog

Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/ karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus. Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
• Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
• Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
• Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

2. Sinyal Digital

Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau/noise, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.

Aplikasi sinyal digital pada Televisi Digital

Istilah TV digital marak diperbincangkan akhir-akhir ini. Mungkin sebagian orang bertanya sebenarnya apa TV digital itu?

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 22, 2011 in Kumpulan makalah

 

Jaringan Komputer

JARINGAN KOMPUTER

Pengantar

Komunikasi awalnya bergantung pada transportasi: jalan antar kota, antar provinsi/negara bagian kemudian antar negara/benua. Kemudian komunikasi dapat terjadi jarak jauh melalui telegraf (1844), telepon (1867), gelombang radio elektromagnetik (1889), radio komersial (1906), televisi broadcast (1931), kemudian melalui televisi, dunia jadi lebih kecil karena orang dapat mengetahui dan mendapatkan informasi tentang yang terjadi di bagian lain dunia ini. Dalam telekomunikasi, informasi disampaikan melalui sinyal. Sinyal ada dua macam:

1. Digital: secara spesifik mengacu pada informasi yang diwakili oleh dua

keadaan 0 atau 1. Data digital dikirimkan dengan diwakili dua kondisi saja

yaitu 0 dan 1.

2. Analog: sinyal yang terus menerus dengan variasi kekuatan dan kualitas.

Misalnya suara, cahaya dan suhu yang dapat berubah-ubah kekuatannya dan

kualitasnya. Data analog dikirimkan dalam bentuk yang berkelanjutan, sinyal elektrik berkelanjutan dalam bentuk gelombang

Televisi, telepon dan radio adalah teknologi telekomunikasi yang menggunakan sinyal analog, sedang komputer menggunakan sinyal digital untuk transfer informasi. Namun saat ini sinyal digital juga digunakan untuk suara, gambar dan gabungan keduanya.

Di sisi lain, komputer yang awalnya dimanfaatkan sebagai mesin penghitung dan pengolah data, digunakan sebagai alat komunikasi sejak adanya jaringan komputer.

Jaringan komputer

Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Dua buah komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar informasi. Bentuk koneksi dapat melalui: kawat tembaga, serat optik, gelombang mikro, satelit komunikasi.

Dalam suatu jaringan komputer: Pengguna harus secara eksplisit:

– masuk atau log in ke sebuah mesin

– menyampaikan tugas dari jauh

– memindahkan file-file

– menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan

Jaringan komputer menjadi penting bagi manusia dan organisasinya karena jaringan komputer mempunyai tujuan yang menguntungkan bagi mereka. Tujuan jaringan komputer adalah untuk:

1. resource sharing/ berbagi sesumber: seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai. Misalnya: Staff BIRO Akademik mengirimkan daftar mahasiswa baru ke perpustakaan dalam bentuk print out dengan langsung mencetaknya di printer perpustakaan dari computer di BIRO akademik. Atau sebaliknya staff perpustakaan mendapatkan langsung file daftar mahasiswa baru yang disimpan di komputer staff BIRO akademik.

2. high reliability/kehandalan tinggi: tersedianya sumber-sumber alternative kapanpun diperlukan. Misalnya pada aplikasi perbankan atau militer, jika salah satu mesin tidak bekerja, kinerja organisasi tidak terganggu karena  mesin lain mempunyai sumber yang sama.

3. menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil

lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Data disimpan di sebuah komputer yang bertindak sebagai server dan computer lain yang menggunakan data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini disebut Client-server.

4. scalability/ skalabilitas: meningkatkan kinerja dengan menambahkan

komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja

komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.

5. medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang

saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data

maupun berkomunikasi.

6. akses informasi luas: dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari

jarak jauh

7. komunikasi orang-ke-orang: digunakan untuk berkomunikasi dari satu

orang ke orang yang lain

8. hiburan interaktif

Dalam pengenalan jaringan komputer, pembahasan dilihat dari dua aspek: perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam perangkat keras pengenalan meliputi jenis transmisi, dan bentuk-bentuk jaringan komputer atau topologi. Sedangkan dalam pembahasan perangkat lunaknya akan meliputi susunan protokol dan perjalanan data dari satu komputer ke komputer lain dalam suatu jaringan.

Perangkat Keras : Klasifikasi Jaringan Komputer

Ada dua klasifikasi jaringan komputer yaitu dibedakan berdasarkan teknologi

transmisi dan jarak.

1. Teknologi Transmisi

Secara garis besar ada dua jenis teknologi transmisi:

a. jaringan broadcast

memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh

semua mesin yang ada pada jaringan. Pesan-pesan berukuran kecil,

disebut paket dan dikirimkan oleh suatu mesin kemudian diterima oleh

mesin-mesin yang lainnya. Bagian alamat pada paket berisi keterangan

tentang kepada siapa paket ditujukan. Saat menerima sebuat paket, mesin akan cek bagian alamat, jika paket tersebut untuk mesin itu, maka mesin akan proses paket itu. Jika bukan maka mesin mengabaikannya.

b. jaringan point-to-point

terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk pergi dari satu sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara. Seringkali harus melalui banyak rute (route) yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang peranan penting pada jaringan point-to-point. Sebagai pegangan umum (walaupun banyak pengecualian), jaringan yang lebih kecil dan terlokalisasi secara geografis cenderung memakai broadcasting, sedangkan jaringan yang lebih besar umumnya mengunakan point-to-point.

2. Jarak

Jarak adalah hal yang penting sebagai ukuran klasifikasi karena diperlukan

teknik-teknik yang berbeda untuk jarak yang berbeda.

Disini secara terbatas dan sederhana dijelaskan secara singkat LAN, MAN, WAN dan Internet.

a. LAN: menghubungkan komputer-komputer pribadi dalam kantor

perpusahaan, pabrik atau kampus: LAN dapat dibedakan dari jenis

jaringan lainnya berdasarkan 3 karakteristik: ukuran, teknologi transmisi

dan topologi jaringan.

Topologi LAN jenis broadcast : BUS (kabel linier)

Topologi LAN jenis broadcast: RING

Topologi LAN jenis point-to-point : STAR

b. MAN

Merupakan versi LAN ukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi

yang sama dengan LAN. MAN mampu menunjang data dan suara, dan bahkan

dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki

sebuah atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen switching, yang

berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa kabel output.

Arah arus pada Bus A

c. WAN

Mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup negara atau

benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk menjalankan

program-program (aplikasi) pemakai. Mesin ini disebut HOST. HOST

dihubungkan oleh sebuah subnet komunikasi atau cukup disebut SUBNET.

Tugas subnet adalah membawa pesan dari satu host ke host lainnya. Pada

sebagian besar WAN subnet terdiri dari 2 komponen: kabel transmisi dan

elemen switching.

d. Internet

Terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali dengan perangkat keras dan

perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering

berharap untuk dapat komunikasi dengan orang lain yang terhubung ke

jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan

yang seringkali tidak kompatibel dan berbeda. Kadang menggunakan mesin

yang disebut GATEWAY sebagai penerjemah antar jaringan yang tidak

kompatibel. Kumpulan jaringan yang terkoneksi disebut INTERNETWORK atau INTERNET. Bentuk INTERNET yang umum adalah kumpulan dari LAN yang dihubungkan oleh WAN.

Perangkat Lunak: Susunan Protokol Jaringan Komputer

Jaringan diorganisasikan sebagai suatu tumpukan lapisan (layer). Tujuan tiap lapisan adalah memberikan layanan kepada lapisan yang berada di atasnya. Misal lapisan 1 memberi layanan terhadap lapisan 2. Masing-masing lapisan memiliki protokol. Protokol adalah aturan suatu “percakapan” yang dapat dilakukan. Protokol mendefinisikan format, urutan pesan yang dikirim dan diterima antar sistem pada jaringan dan melakukan operasi pengiriman dan

penerimaan pesan.

Protokol lapisan n pada satu mesin akan berbicara dengan

protokol lapisan n pula pada mesin lainnya. Dengan kata lain, komunikasi

antar pasangan lapisan N, harus menggunakan protokol yang sama. Misal,

protokol lapisan 3 adalah IP, maka akan ada pertukaran data secara virtual

dengan protokol lapisan 3, yaitu IP, pada stasiun lain.

Susunan lapisan (layer)

Pada kenyataannya protokol lapisan n+1 pada satu mesin tidak dapat secara langsung berbicara dengan protokol lapisan n+1 di mesin lain, melainkan harus melewatkan data dan kontrol informasi ke lapisan yang berada di bawahnya (lapisan n), hingga ke lapisan paling bawah. Antar lapisan yang

“berkomunikasi”, misal lapisan n dengan lapisan n+1, harus menggunakan

suatu interface(antar muka) yang mendefinisikan layanan-layanannya.

Himpunan lapisan dan protokol disebut arsitektur protokol.

Urutan protocol yang digunakan oleh suatu sistem, dengan satu protokol per lapisan, disebut stack protocol. Agar suatu paket data dapat saling dipertukarkan antar lapisan, maka paket data tersebut harus ditambahkan suatu header yang menunjukkan karakteristik dari protokol pada lapisan tersebut. Satu stasiun dapat berhubungan dengan stasiun lain dengan cara mendefinisikan spesifikasi dan standarisasi untuk segala hal tentang media fisik komunikasi dan juga segala sesuatu menyangkut metode komunikasi datanya. Hal ini dilakukan pada lapisan 1. Pemberian Header pada Lapisan-lapisan Karena begitu kompleknya tugas-tugas yang harus disediakan dan dilakukan oleh suatu jaringan komputer, maka tidak cukup dengan hanya satu standard protokol saja.

Tugas yang komplek tersebut harus dibagi menjadi bagianbagian yang lebih dapat di atur dan diorganisasikan sebagai suatu arsitektur komunikasi.

Menanggapi hal tersebut, suatu organisasi standard ISO (International Standard Organization) pada tahun 1977 membentuk suatu komite untuk mengembangkan suatu arsitektur jaringan. Hasil dari komite tersebut adalah Model Referensi OSI (Open Systems Interconnection). Model Referensi OSI adalah System Network Architecture (SNA) atau dalam bahasa Indonesianya Arsitektur Jaringan Sistem. Hasilnya seperti pada Gambar OSI Layer dan Header yang menjelaskan ada 7 lapisan (layer) dengan nama

masing-masing.

Setiap lapisan memiliki tugas yang berbeda satu sama lain. Berikut masingmasing

tugas dari tiap lapisan:

· 7) Application Layer : menyediakan layanan untuk aplikasi misalnya

transfer file, email, akses suatu komputer atau layanan.

· 6) Presentation Layer : bertanggung jawab untuk menyandikan informasi.

Lapisan ini membuat dua host dapat berkomunikasi.

· 5) Session Layer : membuat sesi untuk proses dan mengakhiri sesi tersebut.

Contohnya jika ada login secara interaktif maka sesi dimulai dan kemudian

jika ada permintaan log off maka sesi berakhir. Lapisan ini juga

menghubungkan lagi jika sesi login terganggu sehingga terputus.

· 4) Transport Layer : lapisan ini mengatur pengiriman pesan dari hos-host

di jaringan. Pertama data dibagi-bagi menjadi paket-paket sebelum

pengiriman dan kemudian penerima akan menggabungkan paket-paket

tersebut menjadi data utuh kembali. Lapisan ini juga memastikan bahwa

pengiriman data bebas kesalahan dan kehilangan paket data.

· 3) Network Layer : lapisan bertanggung jawab untuk menerjemahkan

alamat logis jaringan ke alamat fisik jaringan. Lapisan ini juga memberi

identitas alamat, jalur perjalanan pengiriman data, dan mengatur masalah

jaringan misalnya pengiriman paket-paket data.

· 2) Data Link Layer :lapisan data link mengendalikan kesalahan antara dua

komputer yang berkomunikasi lewat lapisan physical. Data link biasanya

digunakan oleh hub dan switch.

· 1) Physical Layer : lapisan physical mengatur pengiriman data berupa bit

lewat kabel. Lapisan ini berkaitan langsung dengan perangkat keras seperti

kabel, dan kartu jaringan (LAN CARD).

Selain referensi model arsitektur protokol OSI, ada model arsitektur protokol yang umum digunakan yaitu TCP/IP (Transfer Control Protokol/Internet Protocol). Arsitektur TCP/IP lebih sederhana dari pada tumpukan protokol OSI, yaitu berjumlah 5 lapisan protokol. Jika diperhatikan pada Gambar Perbandingan TCP/IP dan OSI, ada beberapa lapisan pada model OSI yang dijadikan satu pada arsitektur TCP/IP.

Gambar tersebut juga menjelaskan protokol-protokol apa saja yang digunakan pada setiap lapisan di TCP/IP model. Beberapa protokol yang banyak dikenal adalah FTP (File Transfer Protocol) yang digunakan pada saat pengiriman file. HTTP merupakan protokol yang dikenal baik karena banyak digunakan untuk mengakses halaman-halaman web di Internet. Perbandingan TCP/IP dan OSI

Berikut penjelasan lapisan layanan pada TCP/IP:

 Lapian Application, menyediakan komunikasi antar proses atau aplikasi

pada host yang berjauhan namun terhubung pada jaringan.

 Lapisan Transport (End-to-End), menyediakan layanan transfer end-toend.

Lapisan ini juga termasuk mekanisme untuk menjamin kehandalan

transmisi datanya. Layanan ini tentu saja akan menyembunyikan segala

hal yang terlalu detail untuk lapisan di atasnya.

 Lapisan Internetwork, fokus pada pemilihan jalur (routing) data dari host

sumber ke host tujuan yang melewati satu atau lebih jaringan yang

berbeda dengan menggunakan router.

 Layanan Network Access/Data link, mendefinisikan antarmuka logika

antara sistem dan jaringan.

 Lapisan Physical, mendefinisikan karakteristik dari media transmisi,

pensinyalan dan skema pengkodean sinyal

Aplikasi Jaringan Komputer

Jaringan komputer saat ini diterapkan hampir dalam semua tempat seperti: bank, perkantoran, universitas, rumah sakit, bidang pariwisata, hotel, dan bahkan rumah. Semua ini diawali dengan komputerisasi. Komputerisasi memberikan kemudahan dalam penyelesaian banyak tugas dan meningkatkan kebutuhan untuk saling berbagi informasi antar bagian terkait, dan kebutuhan untuk pengamanan dan penyimpanan data. Kebutuhan tersebut kemudian dijawab oleh teknolgi jaringan komputer. Hingga saat ini jaringan komputer sudah menjadi kebutuhan umum masyarakat, dan karena itu pemahaman dasar tentang jaringan komputer diperlukan, terutama bagi orang-orang yang berkecimpung dalam dunia teknolgi informasi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 26, 2010 in Kumpulan makalah

 

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, pendidikan, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi dan teknologi komunikasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat pertukaran pikiran. Perkembangan teknologi informasi dan teknologi komunikasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e- seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika. Dalam hal ini telekomunikasi dan informatika memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology). Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi begitu pesat, sehingga memungkinkan diterapkannya cara-cara baru yang lebih efisien untuk produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam Masyarakat atau Ekonomi Informasi. Masyarakat baru ini juga sering disebut sebagai masyarakat pasca industri. Apapun namanya, dalam era informasi, jarak fisik atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor dalam hubungan antar manusia atau antar lembaga usaha, sehingga jagad ini menjadi suatu dusun semesta atau “Global village”. Sehingga sering kita dengar istilah “jarak sudah mati” atau “distance is dead”, yang makin lama makin nyata kebenarannya. Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya.

BAB 2 PERKEMBANGAN, IMPLIKASI, DAN PEMANFAATAN TI DAN TK DALAM PENDIDIKAN DI INDONESIA PERKEMBANGAN TI DAN TK DI INDONESIA

• Teknologi Siaran Sejak PELITA I teknologi berupa siaran radio dan televisi telah diprogramkan. Teknologi ini terus berkembang sampai dengan PELITA berikutnya, yang kemudian berkembang dengan munculnya televisi swasta dan jaringan televisi siaran lokal. • Satelit Komunikasi Sejak tahun 1976, Indonesia telah memasuki era informasi modern dengan beroperasinya SKSD PALAPA I. Sistem satelit komunikasi ini merupakan kebutuhan yang unik bagi Indonesia, karena keadaan dan letak geografisnya. Dasar pertimbangan pengembangan sistem ini adalah untuk keperluan pendidikan, penerangan, hiburan, pemerintahan, bisnis, pertahanan keamanan, dan perindustrian. • Komputer meja atau personal computer saat ini sudah tidak dipandang sebagai barang mewah lagi, melainkan sebagai suatu kebutuhan yang esensial untuk dapat mengikuti kemajuan. Boleh dikatakan tidak ada satu kantorpun yang tidak memiliki dan mengoperasikan komputer. • Teknologi Video (Perekam Video) Perkembangan dalam teknolofi video sejalan dengan perkembangan komunikasi dan komputer, meskipun orientasi utamanya adalah untuk keperluan hiburan. PERKEMBANGAN TI DAN TK MENURUT RAMALAN PARA AHLI Dari dulu sejak sebelum maraknya penggunaan TI dan TK dalam kehidupan dan dalam bidang pendidikan pada khususnya, para ahli telah mengungkapkan ramalannya tentang penggunaan TI dan TK ini. Berikut ini kita bahas beberapa ramalan para ahli tersebut. “Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka” (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy),” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan. Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya. Mason R. (1994) berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan berinteraksi dan kolaborasi, bukannya gedung sekolah. Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi. Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat “Saat itu juga (Just on Time). Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan inter-disipliner. Romiszowski & Mason (1996) memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC). Dari ramalan dan pandangan para cendikiawan di atas dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja “saat itu juga” dan kompetitif.

PERKEMBANGAN DAN IMPLIKASI TI DAN TI DALAM PENDIDIKAN DI INDONESIA Kecenderungan perkembangan dan implikasi dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah: 1. Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning). 2. Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan. 3. Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video. DISTANCE LEARNING Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya. Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion group, newsgroup, dan buletin board. Dengan cara di atas interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh dosen dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi di dukung dengan metode pembayaran online. Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web antara lain harus memiliki unsur sebagai berikut: (1) Pusat kegiatan siswa; sebagai suatu community web based distance learning harus mampu menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan mahasiswa, dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah, mencari informasi dan sebagainya. (2) Interaksi dalam grup; Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen. Dosen dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya. (3) Sistem administrasi mahasiswa; dimana para mahasiswa dapat melihat informasi mengenai status mahasiswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya. (4) Pendalaman materi dan ujian; Biasanya dosen sering mengadakan quis singkat dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat diantisipasi oleh web based distance learning (5) Perpustakaan digital; Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan, tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara, gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk database. (6) Materi online diluar materi kuliah; Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya. Karenanya pada bagian ini, dosen dan siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan lainnya untuk di publikasikan kepada mahasiswa lainnya melalui web.

CONTOH LAIN PEMANFAATAN ATAS PERKEMBANGAN TI DAN TK UNTUK PENDIDIKAN DI INDONESIA • Perpustakaan elektronik (e-library) Revolusi teknologi informasi tidak hanya mengubah konsep pendidikan di kelas tetapi juga membuka dunia baru bagi perpustakaan. Perpustakaan yang biasanya merupakan arsip buku-buku dengan dibantu teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi lebih agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Dengan banyaknya perpustakaan tersambung ke internet, sumber ilmu pengetahuan yang biasanya terbatas ada di perpustakaan menjadi tidak terbatas • Surat elektronik (e-mail) Dengan aplikasi e-mail, seorang guru, orang tua, pengelola, dan siswa dapat dengan mudah saling berhubungan. Pihak sekolah dapat membuat laporan perkembangan siswa dan prestasi belajar baik diminta orang tua atau pun tidak. Dalam kegiatan belajar diluar sekolah, siswa yang menghadapai kesulitam materi pelajaran dapat bertanya lewat e-mail kepada pihak sekolah atau guru bidang studi. Demikian pula untuk guru yang berhalangan hadir dapat memberikan tugas via e-mail kepada siswa. • Ensiklopedia Sebagian perusahaan yang menjalankan ensiklopedia saat ini telah mulai bereksperimen menggunakan CD-ROM untuk menampung ensiklopedia sehingga duharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan dan gambar saja, tetapi juga video dan audio. • Jurnal atau majalah ilmiah Salah satu argumentasi umumnya di dunia pendidikan Indonesia adalah kurangny akses informasi ke jurnal atau majalah ilmiah yang berada di internet sehingga memudahkan bagi para siswa untuk mengakses informasi ilmiah terkahir yang ada di seluruh dunia. • Pengembangan homepage dan sistim distribusi bahan belajar secara elektronik (digital) Sistem pembelajaran melalui homepage dapat dikembangkan dalam bentuk sekolah maya (virtual school) sehingga semua kegiatan pembelajaran mulai dari akses bahan belajar, penilaian, dan kegiatan administrasi pendukung dapat secara online selama 24 jam. • BAB 3 KESIMPULAN

Sejak tahun 1976, Indonesia telah memasuki era indormasi modern dengan beroperasinya SKSD PALAPA I. Di era informasi ini, TI dan TK memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology). Perkembangan TI dan TK dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, termasuk dalam dunia pendidikan. Perkembangan TI dan TK memperlihatkan bermunculannya berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi ini, termasuk dalam dunia pendidikan. Seperti penggunaan e-learning, e-library, e-education, e-mail, e-laboratory, dan lainnya. Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya.

REFERENSI 1. Miarso, Yusufhadi, 2005, Menyemai Benih Teknologi Pendidikan, Kencana, Jakarta 2. Moerwanto, F.B, 2002, Mengenali Arti dan Manfaat Telematika, Jakarta 3. http://www.informatika.lipi.go.id/ 4. http://binusmaya.binus.ac.id/ 5. http://library.binus.ac.id/ 6. http://www.oke.or.id/

http://wijayalabs.wordpress.com/2008/03/08/perkembangan-teknologi-informasi-di-indonesia/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 11, 2010 in Kumpulan makalah